Arsip

Archive for Juni, 2010

Ringan di Lisan Berat di Timbangan

Juni 26, 2010 Tinggalkan komentar

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ’anhu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Ada dua buah kalimat yang ringan di lisan namun berat di dalam timbangan, dan keduanya dicintai oleh ar-Rahman, yaitu ‘Subhanallahi wabihamdihi, subhanallahil ‘azhim’.” (HR. Bukhari [7573] dan Muslim [2694])

Syaikh al-Utsaimin rahimahullah menerangkan, “Kedua kalimat ini merupakan penyebab kecintaan Allah kepada seorang hamba.” Beliau juga berpesan, “Wahai hamba Allah, sering-seringlah mengucapkan dua kalimat ini. Ucapkanlah keduanya secara kontinyu, karena kedua kalimat ini berat di dalam timbangan (amal) dan dicintai oleh ar-Rahman, sedangkan keduanya sama sekali tidak merugikanmu sedikitpun sementara keduanya sangat ringan diucapkan oleh lisan, ‘Subhanallahi wabihamdih, subhanallahil ‘azhim’. Maka sudah semestinya setiap insan mengucapkan dzikir itu dan memperbanyaknya.” (Syarh Riyadh as-Shalihin, 3/446).

Di dalam hadits ini Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menyebut Allah dengan nama-Nya ar-Rahman –Yang Maha pemurah-. Hikmahnya adalah –wallahu a’lam– karena untuk menunjukkan keluasan kasih sayang Allah ta’ala. Sebagai contohnya, di dalam hadits ini diberitakan bahwa Allah berkenan memberikan balasan pahala yang banyak walaupun amal yang dilakukan hanya sedikit (lihat Taudhih al-Ahkam, 4/883)

Subhanallahi Wabihamdih
Makna ucapan
subhanallah –Maha suci Allah- adalah; anda menyucikan Allah ta’ala dari segala aib dan kekurangan dan anda menyatakan bahwa Allah Maha sempurna dari segala sisi. Hal itu diiringi dengan pujian kepada Allah –wabihamdih– yang menunjukkan kesempurnaan karunia dan kebaikan yang dilimpahkan-Nya kepada makhluk serta kesempurnaan hikmah dan ilmu-Nya (lihat Syarh Riyadh as-Shalihin li Ibni Utsaimin, 3/446)

Apabila telah terpatri dalam diri seorang hamba mengenai pengakuan dan keyakinan terhadap kesucian pada diri Allah dari segala kekurangan dan aib, maka secara otomatis akan terpatri pula di dalam jiwanya bahwa Allah adalah Sang pemilik berbagai kesempurnaan sehingga yakinlah dirinya bahwa Allah adalah Rabb bagi seluruh makhluk-Nya. Sedangkan keesaan Allah dalam hal rububiyah tersebut merupakan hujjah/argumen yang mewajibkan manusia untuk mentauhidkan Allah dalam hal ibadah –tauhid uluhiyah-. Dengan demikian maka kalimat ini mengandung penetapan kedua macam tauhid tersebut –rububiyah dan uluhiyah- (lihat Taudhih al-Ahkam, 4/885) Baca selanjutnya…

Membedakan Mani, Wadi, dan Madzi

Juni 19, 2010 Tinggalkan komentar

Pembaca yang semoga dirahmati oleh Allah, mungkin sebagian di antara kita merasa asing dengan kata-kata yang terdapat pada judul di atas. Insya Allah kita semua telah paham mengenai mani. Namun, apa itu madzi ? dan apapula itu wadi ? Oleh karena itu, untuk lebih jelasnya mari kita simak bersama pembahasan mengenai ketiga hal ini beserta hukumnya masing-masing

Mani

Mani adalah cairan berwarna putih yang keluar memancar dari kemaluan, biasanya keluarnya cairan ini diiringi dengan rasa nikmat dan dibarengi dengan syahwat. Mani dapat keluar dalam keadaan sadar (seperti karena berhubungan suami-istri) ataupun dalam keadaan tidur (biasa dikenal dengan sebutan “mimpi basah”). Keluarnya mani menyebabkan seseorang harus mandi besar / mandi junub. Hukum air mani adalah suci dan tidak najis ( berdasarkan pendapat yang terkuat). Apabila pakaian seseorang terkena air mani, maka disunnahkan untuk mencuci pakaian tersebut jika air maninya masih dalam keadaan basah. Adapun apabila air mani telah mengering, maka cukup dengan mengeriknya saja. Hal ini berdasarkan perkataan Aisyah, beliau berkata “Saya pernah mengerik mani yang sudah kering yang menempel pada pakaian Rasulullah dengan kuku saya.” (HR. Muslim)

Wadi

Wadi adalah air putih kental yang keluar dari kemaluan seseorang setelah kencing. Keluarnya air wadi dapat membatalkan wudhu. Wadi termasuk hal yang najis. Cara membersihkan wadi adalah dengan mencuci kemaluan, kemudian berwudhu jika hendak sholat. Apabila wadi terkena badan, maka cara membersihkannya adalah dengan dicuci.

Madzi

Madzi adalah air yang keluar dari kemaluan, air ini bening dan lengket. Keluarnya air ini disebabkan syahwat yang muncul ketika seseorang memikirkan atau membayangkan jima’ (hubungan seksual) atau ketika pasangan suami istri bercumbu rayu (biasa diistilahkan dengan foreplay/pemanasan). Air madzi keluar dengan tidak memancar. Keluarnya air ini tidak menyebabkan seseorang menjadi lemas (tidak seperti keluarnya air mani, yang pada umumnya menyebabkan tubuh lemas) dan terkadang air ini keluar tanpa disadari (tidak terasa). Air madzi dapat terjadi pada laki-laki dan wanita, meskipun pada umumnya lebih banyak terjadi pada wanita. Sebagaimana air wadi, hukum air madzi adalah najis. Apabila air madzi terkena pada tubuh, maka wajib mencuci tubuh yang terkena air madzi, adapun apabila air ini terkena pakaian, maka cukup dengan memercikkan air ke bagian pakaian yang terkena air madzi tersebut, sebagaimana sabda Rasulullah terhadap seseorang yang pakaiannya terkena madzi, “cukup bagimu dengan mengambil segenggam air, kemudian engkau percikkan bagian pakaian yang terkena air madzi tersebut.” (HR. Abu Daud, Tirmidzi dan Ibnu Majah dengan sanad hasan). Keluarnya air madzi membatalkan wudhu. Apabila air madzi keluar dari kemaluan seseorang, maka ia wajib mencuci kemaluannya dan berwudhu apabila hendak sholat. Hal ini sebagaimana sabda Rasulullah, “Cucilah kemaluannya, kemudian berwudhulah.” (HR. Bukhari Muslim)

Demikian yang dapat kami sampaikan dalam pembahasan kali ini. Semoga dapat bermanfaat bagi kita semua. Terakhir, kami tutup dengan firman Allah yang artinya, “Allah tidaklah malu dalam menjelaskan hal yang benar.” (QS. Al Ahzab: 53)

***

Penulis: Abu ‘Uzair Boris Tanesia
Artikel www.muslim.or.id

Kategori:Information, Islam

Pekan DIES NATALIS VIII LPM-SAINT

Juni 14, 2010 1 komentar

yang ini bukan main-main lho….. acara dies nataliesnya anak-anak LPM-SAINT bentar lagi dah mau dimulai…!!!! trus disana ada apa aja yach!!??

So pasti ada banyak banget acaranya baca tulisan di bawah ini yach…

Lomba Fotografi, Desain Cover, dan Essay

Ketentuan Umum :

  • Peserta adalah pelajar / mahasiswa (Foto Copy Kartu Pelajar)
  • Tiap peserta maksimal mengirimkan 2 karya pada masing-masing lomba (Fotografi,Essay,Desain Cover Majalah)
  • Karya tidak pernah dipublikasikan di media manapun
  • Karya adalah karangan asli, tidak jiplakan, dan tidak terjemahan
  • Karya tidak mengandung unsur SARA dan pornografi
  • Keputusan dewan juri bersifat muthlak, mengikat dan tidak dapat diganggu gugat.
  • Karya yang sudah masuk sudah menjadi milik panitia dan tidak dikembalikan

Pendaftaran dan Penyerahan Karya (umum) :

  • Pendaftaran dibuka dari 01 Juni s.d 24 Juni (stempel pos)
  • Alamat :
  • Biaya Rp 30.000,- / karya
  • Semua jenis lomba dikirimkan dengan amplop besar warna coklat
  • Penyerahan hadiah akan dilakukan pada puncak acara dies natalis pada tanggal 26 Juli di Auditorium Universitas Trunojoyo

Informasi selengkapnya hubungi : 085646720481 (Denny Andrie)

PERSYARATAN LOMBA FOTOGRAFI

  • Peserta adalah Pelajar/ Mahasiswa dengan Membawa Bukti Lampiran Fotocopy Kartu pelajar/Kartu Mahasiswa yang masih Aktif.
  • Karya belum pernah di publikasikan di Media manapun
  • Harus Buatan Sendiri.
  • Tidak mengandung Unsur SARA dan Pornografi
  • Harus Sesuai dengan Tema : “Eksotika Nusantara
  • Foto tidak hasil rekayasa (manipulasi atau penambahan ornamen lainnya)
  • Peserta maksimal mengirimkan 2 (dua) karya
  • Foto diprint dengan kertas foto berukuran 10 R rangkap 3
  • Keterangan foto (caption) yang berisikan judul, lokasi pemrotetan & waktu pemrotetan
  • Menyertakan biodata diri di halaman terpisah (wajib menyantumkan nama & nomor telp yang dapat dihubungi rangkap 3)
  • Menyertakan hard copy berupa Compact Disk (CD) yang berisikan file dalam bentuk JPEG
  • Min. Resolusi 3000dpi

PERSYARATAN LOMBA DESAIN COVER (Majalah)

  • Peserta adalah Pelajar/ Mahasiswa dengan Membawa Bukti Lampiran Fotocopy Kartu pelajar/Kartu Mahasiswa yang masih Aktif.
  • Karya belum pernah di publikasikan di Media manapun
  • Harus Buatan Sendiri.
  • Tidak mengandung Unsur SARA dan Pornografi
  • Harus Sesuai dengan Tema : Techno PERS
  • Ukuran desain 14×21 cm
  • Diprint dengan kertas foto dengan ukuran 14×21 cm rangkap 3
  • Menyertakan biodata diri di halaman terpisah (wajib menyantumkan nama & nomor telp yang dapat dihubungi rangkap 3)
  • Menyertakan hard copy berupa Compact Disk (CD) yang berisikan file dalam bentuk JPEG
  • Min. Resolusi 3000dpi

PERSYARATAN LOMBA ESSAY

  • Peserta adalah Pelajar/ Mahasiswa dengan Membawa Bukti Lampiran Fotocopy Kartu pelajar/Kartu Mahasiswa yang masih Aktif.
  • Karya belum pernah di publikasikan di Media manapun
  • Karya adalah Karangan Asli, bukan Jiplakan ataupun Terjemahan.
  • Tidak mengandung Unsur SARA dan Pornografi
  • Harus Sesuai dengan Tema : “Secarik Kertas Untuk sang Penguasa”
  • Maksimal 15 halaman, minimal 7 halaman
  • Fonts Times New Roman; 12pt; spasi 1,5; margin 3,3,3,3; kertas A4
  • Karya diserahkan rangkap 3
  • Ditiap rangkap karya wajib disertakan biodata diri di halaman terpisah (wajib menyantumkan nama & nomor telp yang dapat dihubungi)
  • Menyertakan Softcopy berupa Compact Disk (CD) yang berisikan file dalam bentuk .doc /.doc

Hadiah Tiap Lomba:

–       Juara I           : Rp 400.000,- + sertifikat
–       Juara II           : Rp 300.000,- + sertifikat
–       Juara III          : Rp 200.000,- + sertifikat

Ketentuan Pengiriman via email :

  • File yang dikirimkan sejumlah 2 file dalam bentuk .doc
  • Mengisi dan mengirimkan form pendaftaran (download di ……)
  • Mengirimkan karya Anda besertakan biodata diri & scan Kartu Tanda Pelajar di halaman akhir yang terpisah
  • Dikirimkan ke alamat email : lpm.saint@gmail.com
  • Judul / subjek email harus sesuai dengan contoh : (LombaYgAndaIkuti_NamaAnda_kota_sekolah)
  • contoh lomba essai :

    (LombaEssay_Agil Asyrofi_Bangkalan_UniversitasTrunojoyo)

  • Pendaftaran dibuka pada : 01 Juni 2010
  • Batas akhir pengiriman karya dan konfirmasi pembayaran pada tanggal 24 Juni 2010 pukul 24.00 (konfirmasi pembayaran paling lambat dua hari setelah pengiriman karya)
  • Melakukan pembayaran di no. rek Bank Jatim 0252230513 / Cabang : Bangkalan / Atas nama : Denny Andrie Prasetya
  • Setelah melakukan pentransferan, kirim SMS konfirmasi ke 085646720481 (Denny Andrie)
  • Pengiriman via e-mail tidak perlu disertakan hard copy

Ketentuan Pengiriman melalui pos :

  • File yang dikirimkan adalah satu buah file form pendaftaran yang sudah dilengkapi
  • (form pendaftaran download di ……… )

  • Dikirimkan ke alamat email : lpm.saint@gmail.com
  • Judul / subjek email harus sesuai dengan contoh : (LombaYgAndaIkuti_NamaAnda_kota_sekolah)
  • contoh lomba essai :

    (LombaEssay_AgilAsyrofi_Bangkalan_UniversitasTrunojoyo)

  • Untuk pengiriman karya wajib melalui pos dengan ketentuan seperti yang disebutkan di atas
  • Konfirmasi pembayaran paling lambat dua hari setelah pendaftaran via email
  • Melakukan pembayaran di no. rek Bank Jatim 0252230513 / Cabang : Bangkalan / Atas nama : Denny Andrie Prasetya
  • Setelah melakukan pentransferan, kirim SMS konfirmasi ke 085646720481 (Denny Andrie)

Lomba SAINT mading commpetition

Persyaratan Lomba Mading :

  • Peserta adalah pelajar / mahasiswa (Foto Copy Kartu Pelajar)
  • Tiap Team (Kelompok) terdiri dari 3 Orang
  • Bahan bebas dari ide dan kreatifitas Peserta
  • Karya tidak mengandung unsur SARA dan pornografi
  • Harus Sesuai dengan Tema : ” Harmoni Budaya Indonesia
  • Keputusan dewan juri bersifat muthlak, mengikat dan tidak dapat diganggu gugat.
  • Karya yang sudah masuk sudah menjadi milik panitia dan tidak dikembalikan

Pendaftaran :

  • Pendaftaran dibuka dari 01 Juni s.d 24 Juni
  • Bisa dilakukan dengan mengirimkan Formulir ke Email : lpm.saint@gmail.com (Untuk Formulir bisa di Download di :  Formulir_pendaftaran ) atau bisa langsung datang ke Stand Pendaftaran di Unifersitas Trunojoyo.
  • Biaya Rp 75.000,- / karya
  • Biaya pendaftaran bisa di Transfer lewat  no. rek Bank Jatim 0252230513 / Cabang : Bangkalan / Atas nama : Denny Andrie Prasetya
  • Setelah melakukan pentransferan, kirim SMS konfirmasi ke 085646720481 (Denny Andrie)

Teknis Pelaksanaan :

  • Lomba akan dilaksanakan 2 Hari (Tanggal 25-26 juni 2010)
  • Untuk Bahan dan alat Pembuatan Mading diserahkan sepenuhnya dari Peserta.
  • Pembuatan Mading Dilaksanakan di Tempat Acara.
  • Hari Pertama : Start dimulai lomba pukul 09.00-15.00 (Apabila Ternyata Masih belum selesai maka akan dilanjutkan pada hari berikutnya Sekaligus Finishingnya)
  • Hari kedua : Finishing + Penilaian.
  • Pengumumaan Pemenang akan dilaksanakan Pada waktu Seminar.

Seminar

Seminar nasional “peranan pers dalam pembangunan bangsa dan negara” wuuiihhh… kaya’nya mantep BGT ya temanya! Kalau udah tau temanya mantep BGT buruan daftar ke panitia ntar kehabisan jatah lho…. soalnya konsumsinya terbatas… eeiiitttss!!! Salah tempatnya yang terbatas.

Temu pers

Kalaw yang ini gimana yach…!!!!! ada yang bilang ini mirip kaya jumpa pers padahal kan kite-kite bukan artis ciyn… gini lho anak-anak SAINT 2 mau ngadain temu pers mahasiswa nasional yang ada dibawah naungan PPMI “apaan lagi sih PPMI?(tanya ke mbah google aja yach…!)” rencananya anak2 pers mahasiswa pengen dateng ke kampus kite-kite gityu dech….! anak2nya mboys2 lho…. kalau yang normal sih ngomongnya gitu… tau lagi kalau yang tuuuutt………. “sensor”.

INFO lebih lanjut Hub CP :

  • Denny Andre ( 085646720481 )
  • Siswo ( 08582155152 )
  • Gilar Singgih ( 087866137795 )
Kategori:Information, Seminar

Syarat Agar Taubat Diterima

Juni 10, 2010 Tinggalkan komentar

Memang manusia adalah tempatnya salah dan lupa. Namun manusia yang terbaik bukanlah manusia yang tidak pernah melakukan dosa sama sekali, akan tetapi manusia yang terbaik adalah manusia yang ketika dia berbuat kesalahan dia langsung bertaubat kepada Alloh dengan sebenar-benar taubat. Bukan sekedar tobat sesaat yang diiringi niat hati untuk mengulang dosa kembali. Lalu bagaimanakah agar taubat seorang hamba itu diterima?

Syarat Taubat Diterima

Agar taubat seseorang itu diterima, maka dia harus memenuhi tiga hal yaitu:

(1) Menyesal, (2) Berhenti dari dosa, dan (3) Bertekad untuk tidak mengulanginya.

Taubat tidaklah ada tanpa didahului oleh penyesalan terhadap dosa yang dikerjakan. Barang siapa yang tidak menyesal maka menunjukkan bahwa ia senang dengan perbuatan tersebut dan menjadi indikasi bahwa ia akan terus menerus melakukannya. Akankah kita percaya bahwa seseorang itu bertaubat sementara dia dengan ridho masih terus melakukan perbuatan dosa tersebut? Hendaklah ia membangun tekad yang kuat di atas keikhlasan, kesungguhan niat serta tidak main-main. Bahkan ada sebagian ulama yang menambahkan syarat yang keempat, yaitu tidak mengulangi perbuatan dosa tersebut. sehingga kapan saja seseorang mengulangi perbuatan dosanya, jelaslah bahwa taubatnya tidak benar. Akan tetapi sebagian besar para ulama tidak mensyaratkan hal ini.

Tunaikan Hak Anak Adam yang Terzholimi

Jika dosa tersebut berkaitan dengan hak anak Adam, maka ada satu hal lagi yang harus ia lakukan, yakni dia harus meminta maaf kepada saudaranya yang bersangkutan, seperti minta diikhlaskan, mengembalikan atau mengganti suatu barang yang telah dia rusakkan atau curi dan sebagainya.

Namun apabila dosa tersebut berkaitan dengan ghibah (menggunjing), qodzaf (menuduh telah berzina) atau yang semisalnya, yang apabila saudara kita tadi belum mengetahuinya (bahwa dia telah dighibah atau dituduh), maka cukuplah bagi orang telah melakukannya tersebut untuk bertaubat kepada Alloh, mengungkapkan kebaikan-kebaikan saudaranya tadi serta senantiasa mendoakan kebaikan dan memintakan ampun untuk mereka. Sebab dikhawatirkan apabila orang tersebut diharuskan untuk berterus terang kepada saudaranya yang telah ia ghibah atau tuduh justru dapat menimbulkan peselisihan dan perpecahan diantara keduanya.

Nikmat Dibukanya Pintu Taubat

Apabila Alloh menghendaki kebaikan bagi hamba-Nya, maka Alloh bukakan pintu taubat baginya. Sehingga ia benar-benar menyesali kesalahannya, merasa hina dan rendah serta sangat membutuhkan ampunan Alloh. Dan keburukan yang pernah ia lakukan itu merupakan sebab dari rahmat Alloh baginya. Sampai-sampai setan akan berkata:

Duhai, seandainya aku dahulu membiarkannya. Andai dulu aku tidak menjerumuskannya kedalam dosa sampai ia bertaubat dan mendapatkan rahmat Alloh.” Diriwayatkan bahwa seorang salaf berkata, “Sesungguhnya seorang hamba bisa jadi berbuat suatu dosa, tetapi dosa tersebut menyebabkannya masuk surga.” Orang-orang bertanya, “Bagaimana hal itu bisa terjadi?” Dia menjawab, “Dia berbuat suatu dosa, lalu dosa itu senantiasa terpampang di hadapannya. Dia khawatir, takut, menangis, menyesal dan merasa malu kepada Robbnya, menundukkan kepala di hadapan-Nya dengan hati yang khusyu’. Maka dosa tersebut menjadi sebab kebahagiaan dan keberuntungan orang itu, sehingga dosa tersebut lebih bermanfaat baginya daripada ketaatan yang banyak.

***

Penulis: Abu Hudzaifah Yusuf
Artikel www.muslim.or.id

Kategori:Information, Islam